Mengenal Vaksin Sinochem dan Alasan Tubuh Harus Divaksinasi

Mengenal Vaksin Sinochem dan Alasan Tubuh Harus Divaksinasi

Pandemi virus corona yang sudah melanda dalam waktu yang cukup lama ini sangat membuat banyak pihak kuwalahan. Begitu banyak dampak buruk yang disebabkannya. Banyak sektor yang macet aktivitasnya bahkan terpaksa harus berhenti.

Semenjak kemunculan virus corona, para pakar dan ilmuwan sudah mulai berbegas dalam menemukan vaksin untuk mengatasi virus ini. Tentunya semua berharap penelitian ini bisa cepat emmbuahkan hasil, akan tetapi tidak seperti yang dibayangkan, proses penelitian dan uji klinis membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memastikan vaksin yang akan digunakan benar-benar aman dan efektif.

Setelah sekian lamanya berjuang dalam berbagai penelitian, akhirnya para ilmuwan berhasil menemukan setidaknya 10 jenis vaksin untuk virus corona, salah satu jenis vaksinnya yaitu Vaksin Sinochem atau Sinovac Biothechnologi.

Vaksin Sinochem ini merupakan vaksin yang berasal dari China, yang telah memasuki tahap uji klinis fase ketiga yang merupakan tahap akhir dari pengujian. Sebanyak 1.620 sukarelawan telah diberikan dosis pertama dan dosis kedua . Kemudian untuk uji klinis tahap tiga ini juga sudah diberikan untuk 1.074 sukarelawan.

Lantas, bagaimana cara menentukan vaksin ini berhasil secara uji klinis pada tahap ketiga? Menurut Food and Drug Administration (FDA), vaksin berhasil dan dianggap efektif setidaknya mampu menangkal virus hingga 50% dari semua total sukarelawan. Kabarnya, Indonesia juga akan mendatangkan vaksin ini untuk menangkal penyebaran virus corona lebih lanjut.

Selain itu, pada tahap ini para peneliti juga tetap memperhatikan apakah ada efek samping yang ditimbulkan setelah penggunaan vaksin tersebut. Jika vaksin berhasil lolos hingga uji klinis ketiga, maka vaksin sudah dapat diajukan untuk digunakan dalam skala yang lebih luas dengan status Emergency Use Authorization (EUA).

Saat ini, kemungkinan masih ada beberapa orang yang masih menolak penggunaan vaksin ini karena belum mengantongi izin laboratorium di Indonesia. Walalupun begitu, kita tetap membutuhkannya untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. Selain itu, ada beberapa alasan kenapa tubuh perlu divaksinasi. Sambil menunggu izin dan kabar lebih lanjut proses vaksinasi di Indonesia, simak beberapa alasan berikut terkait proses vaksinansi yuk!

1. Memberantas Penyakit
Seperti banyak jenis penyakit lainnya yang mudah menular, proses vaksinasi dilakukan untuk menghentikan penyebarannya dan memberantas hingga keakar-akarnya.

2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
PemberŅ–an vaksin pada tubuh, dimaksudkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit di segala kondisi.

3. Mengurangi Tingkat Keparahan Penyakit
Ketika seseorang yang sebelumnya sudah pernah divaksinasi, rasa sakit yang diderita dari suatu penyakit akan jauh lebih ringan daripada orang yang belum pernah divaksinasi sebelumnya.

4. Hemat Waktu Dan Biaya
Ada istilah lebih baik mencegah daripada mengobati. Begitu juga dengan pemberian vaksin pada tubuh yaitu untuk menjaga kesehatan serta termasuk salah satu investasi kesehatan yang cukup murah untuk mencegah serta menurunkan resiko sakit, cacat dan kematian akibat suatu penyakit.

Dengan begitu, orang yang telah menerima vaksinasi bisa menghemat pengeluarannya untuk biaya kesehatan dan mengoptimalkan waktunya untuk melakukan aktivitas bermanfaat lainnya.

Saat ini, belum begitu jelas kapan di Indonesia proses vaksinasi akan dilakukan. Sambil menunggu kabar tersebut, tetap jaga kesehatan serta mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan mengonsumsi berbagai vitamin atau suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang bisa dibeli dengan mudah melalui aplikasi Halodoc.

Selain itu, di Halodoc juga terdapat berbagai macam artikel seputar informasi kesehatan dari berbagai jenis penyakit termasuk kabar terkni terkait virus corona yang bisa dibaca. Jika ada keluhan tentang penyakit tertentu, Anda bisa mencoba mencari tahu penyebab dan cara mengatasinya melalui aplikasi Halodoc.

Semoga, pandemi ini lekas berakhir dan semua aktivitas bisa berjalan dengan normal kembali. Terima kasih!